Siswa-siswi SMPIT DAUROH Gelar Aksi Peduli Semeru

Dauroh Peduli -- Para siswa-siswi yang menjadi OSIS, guru, SMPIT DAUROH Kabupaten Tangerang, Banten, menggelar aksi Peduli Semeru. Aksi ini untuk menggalang dana yang akan disumbangkan kepada masyarakat terdampak erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur
Kepala SMPIT DAUROH Bapak Imam Sucipto di Tangerang, Senin (20/12) mengatakan aksi peduli Semeru merupakan gerakan untuk peduli kepada warga terdampak bencana alam yang terjadi di Lumajang, akibat erupsi Gunung Semeru pada Sabtu (4/12). Aksi peduli Semeru digelar saat liburan siswa tiba. Para siswa yang menjadi osis, dan guru berkumpul di halaman sekolah, kemudian mereka menggalang dana dengan membawa kardus bertulis "peduli semeru Reftion SMPIT Dauroh" Ke pejalan yang lewat, pedagang di pasar, pembeli dipasar, tukang parkir, dan banyak orang lagi disana.
Wardini mengatakan gerakan seperti ini memang sudah dibudayakan di SMPIT DAUROH Tangerang untuk membangun kepedulian, menumbuhkan rasa kemanusiaan kepada sesama yang sedang mengalami musibah, Ia menyampaikan bentuk gerakannya adalah menggali sumbangan dalam bentuk uang dari masyarakat lingkungan sekitar sekolah, maka gerakan sosial ini dilaksanakan selama dua hari, Senin dan Selasa.
Ia menuturkan hasil pengumpulan dana ini nanti akan disalurkan melalui lembaga/instansi yang nanti juga akan memberikan sumbangan ke Lumajang. Wardini berharap selain untuk meringankan beban beban warga Lumajang yang terdampak erupsi Gunung Semeru, kegiatan ini juga merupakan pendidikan karakter untuk menumbuhkan rasa empati, rasa peduli, dan gotong-royong. "Bagi anak-anak ini merupakan pendidikan karakter yang sangat baik untuk memberikan kesempatan kepada mereka menumbuhkan kepedulian kepada sesama. Hal utama dalam penguatan pendidikan karakter itu adalah gotong-royong yang bisa mendorong mereka semangat untuk peduli kepada sesama," katanya.
Salah satu siswa SMPIT DAUROH Tangerang Lionel Cecilia menyatakan prihatin atas musibah yang dialami masyarakat Lumajang akibat erupsi Gunung Semeru. "Akibat erupsi tersebut warga harus mengungsi dan rumah mereka ada yang rusak bahkan bencana tersebut juga menelan korban. Oleh karena itu kami rela menyedekahkan uang saku kami dan menggalang dana dari masyarakat sekitar untuk membantu saudara-saudara kami yang tengah mengalami bencana," katanya.