Seminar Bahaya Narkoba dan Miras Bagi Pelajar SMPIT DAUROH Bersama Polsek Curug

Bahaya Narkoba sudah menakutkan bagi masyarakat, bahkan Indonesia sudah dikategorikan darurat narkoba oleh pemerintah. Hal ini merujuk dari data Badan Narkotika Nasional (BNN) bahwa hampir 74% pemuda Indonesia sudah pernah menggunakan Narkotika.
Mengingat begitu pentingnya menjaga generasi emas Kabupaten Tangerang, khususnya kalangan pelajar, untuk itu SMPIT DAUROH dalam rangka mencegah generasi muda supaya tidak macam-macam dengan narkoba dan miras, SMPIT Dauroh mengadakan seminar tentang bahaya narkoba bagi pelajar yang dilaksanakan di GSG SIT DAUROH, pada Kamis (16/12) dengan mengundang anggota kepolisian curug, seminar ini di ikuti peserta berjumlah 94 peserta siswa siswi dauroh dan guru SMPIT Dauroh. Sebagai pembicara, dari kapolsek curug ada Ibu AKP. ETIN SUSILOWATI KANIT SABHARA POLSEK CURUG, dan Bapak AIPTU. ANDRIANTO BINAMAS SUKABAKTI.
Acara dibuka oleh Kepala sekolah SMPIT Dauroh Bapak Imam Sucipto, M.Pd.I, “Pemuda yang rajin pergi beribadah akan minim sekali terjerat narkoba dan sebaliknya. Maka dari itu tingkatkan keimanan supaya terjauh dari narkoba”, sebutnya. Senada dengan Ibu AKP. ETIN SUSILOWATI, juga memaparkan bahwa saat ini tidak ada yang kebal dengan pengaruh narkoba karena pemuka agama dan unsur TNI-Polri sekalipun sudah banyak yang terjerat narkoba. “Intinya setiap orang harus membentengi dirinya dengan hal-hal rohani, dan jangan pernah mencoba memakai narkoba, serta jauhilah teman yang memakai narkoba, sembari menghadapi tantangan kehidupan dengan iklas dan tawakal” tegas Kasat yang berlatar belakang Sarjana Hukum ini. Ditambahkannya juga bahwa peraturan tentang narkoba telah tercantum dalam UU No.35 Tahun 2009, agar semua masyarakat menyadari bahwa pemerintah sangat tegas dalam hal penanganan narkoba ini.
Para siswa pun diajak untuk menonton video seorang pelajar berenama Ria yang awalnya berprestasi, menjadi anak baik-baik namun ketika mencoba narkoba menjadi kecanduan sehingga membuat dirinya meninggal. Materipun di lanjutkan oleh Bapak AIPTU. ANDRIANTO BINAMAS SUKABAKTI, sambil membawa beberapa contoh jenis narkoba pak andrianto menjelaskan "bahwa jika seseorang itu penasaran dengan barang haram tersebut akan diberikan secara cuma-cuma atau gratis bahkan ada yang dimasukan kedalam minuman dan permen, tapi jika sudah ketagihan maka akan di jual dengan harga mahal. Maka jika sudah kecanduan cara apapun akan dilakukan untuk mendapatkan narkoba tersebut walaupun harus dengan cara mencuri." Ujarnya.
Beberapa peserta pun bertanya tentang seputar narkoba kepada narasumber. Narasumber berharap agar semua peserta yang hadir menjadi duta-duta pencegahan narkoba kepada teman, keluarga dan lingkungan sekolah dan masyarakatnya sehingga selesai acara ini para peserta akan memberikan pengaruh yang positif. Acara di tutup dengan time line yang dibacakan oleh mc "Pelajar Dauroh, Jauhi Narkoba dekati Al Qur'an".