SMPIT DAUROH kolaborasikan kegiatan pelatihan Qur’an dengan kepramukaan

image SMPIT DAUROH kolaborasikan kegiatan pelatihan Qur’an dengan kepramukaan

Tangerang (08/12) — SMPIT Dauroh telah menggelar Kolaborasi kegiatan DR Qur’an, DR Peduli dan Kepramukan menjadi satu kegiatan yang sangat menarik. Kegiatan yang dilakukan dalam 2 hari ini yaitu pada tanggal 07-08 Desember bertajuk “Membangun Generasi Pramuka yang Berkarakter Qur’an”. Kegiatan kolaborasi ini diikuti oleh warga SMPIT Dauroh dari kelas 7 sampai kelas 9 yang.

Pada hari pertama, kegiatan ini dilaksanakan di Auditorium SIT Dauroh yang dibuka oleh Herman Mulyana selaku Wakasek Kesiswaan. Menurut Herman dalam sambutannya mengatakan bahwa Sebagai seorang muslim yang berpedoman pada Al-Qur’an kita harus menjalankan kewajiban kita terhadap Al-Qur’an, diantaranya mempelajari Al-Qur’an, membaca Al-Qur’an, mengamalkan Al-Qur’an dan mentadaburinya, maka jadikanlah momentum ini sebagai titik awal untuk senantiasa kita Bersama Al-Qur’an.

Jamaludin selaku narasumber mengatakan bahwa Al Qur’an adalah kitab suci yang sangat luar biasa. Didalamnya selain terdapat kisah para nabi, hikmah kehidupan juga banyak karakter baik yang bisa dicontoh. Bahkan nabi Muhammad mendapat julukan “Al Qur’an berjalan”, hal itu menggambarkan bahwa betapa mendalamnya integrasi Al Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

“Maka nak untuk berkarakter Qur’an, kita harus mengenal dengan sering membacanya setiap hari meskipun hanya 1 lembar lalu kita harus memahami yang kita baca dalam al qur’an, maka kita harus sering mentadaburi setiap ayat yang kita baca. Kemudian kita terapkan dalam kehidupan kita sehari hari sehingga itu menjadi kebiasaan yang baik dan lama-lama akan menjadi karakter yang tertanam dalam diri kita” Ujarnya

Pada hari kedua, kegiatan dibuka oleh Imam Sucipto selaku Kepala Sekolah SMPIT Dauroh. Imam mengatakan dalam sambutannya bahwa kegiatan ini akan menjadi salah satu kegiatan yang akan kalian kenang sampai hari tua nanti, tetap jaga nama baik diri, dan sekolah saat berjalan, ucapkan salam, ambil sampah disekitar jalan yang kalian lalui.

Imam pun melepas kelompok siswa yang akan berpetualang di lingkungan kampung Sentul. Dalam petualangan ini terbagi dalam 6 pos dengan masing-masing password yang harus mereka ingat. Yang paling menarik dalam petualangan ini, setiap kelompok siswa membawa 1 beras untuk diberikan kepada Masyarakat yang mereka temui di lingkungan Sentul, lalu mereka pun harus mengambil sampah yang mereka temui dan harus berkata baik.

“Capek, panas, lapar tapi seru ternyata jika kita berniatamenghafal qur’an sebenarnya kita bisa tapi butuh motivasi yang kuat. Meski capek dan panas setelah melewati pos 1, 2, 3 tapi di pos 4 diberikan waktu 15 menit, kelompok kita bisa melewatinya. Emang gokil acara hari ini dan ini bisa menjadi salah satu kenangan terbaik selama sekolah di sini” Ujar Fachri Raka, siswa kelas 8.